Pasca mengikuti bimtek di mojokerto beberapa waktu lalu terkait sosialisasi UU desa, banyak kepala desa di tulungagung belum memahami hasil bimtek sepenuhnya. Ada yang mengaku tidak paham karena banyaknya materi dan tidak sedikit yang mengaku karena masih baru pertama menjabat sebagai kepala desa. Salah satu kades yang kesulitan memahami materi bimtek adalah Kepala desa gondang YAMAT. Kepala desa yang baru sekali menjabat ini mengatakan, belum bisa menyerap seratus persen materi yang disampaikan, hanya 50 persen dengan alasan banyaknya buku dan materi yang disampaikan. Tapi secara garis besar YAMAT menjelaskan salah satu hasil dari bimtek tersebut adalah tentang pengelolaan ADD yang kabarnya mencapai 1 Milyar pada tahun depan. Selain itu kepala desa diharapkan agar menggunakan uang ADD sesuai kegunaan, jangan sampai dikorupsi.
Yamat menambahkan, nantinya tidak semua desa mendapatkan dana 1 milyar, karena dilihat pada luas wilayah dan jumlah penduduk sehingga antara daerah satu dengan yang lain besaran ADD tidak sama. (zul)