Foto...2...truk-jalan

PEMKAB BLITAR KESULITAN AWASI TRUK BERMUATAN PASIR DAN BATU YANG MENJADI BIANG KERUSAKAN JALAN ASPAL

Daerah sepanjang aliran sungai lahar seperti kawasan kali Bladak dan kali kebo menjadi kawasan dengan material pasir yang sangat melimpah. Sehingga setiap hari ratusan truk pengangkut pasir terlihat hilir mudik dengan tonase yang sangat besar bahkan jauh melebihi kelas jalan. Disampaikan kepala dinas PU Bina marga dan pengairan kabupaten Blitar, Harpianto Nugroho, dalam kurun waktu beberapa tahun ini, tidak heran kalau pihaknya banyak mendapati ruas jalan aspal yang mengelupas parah dan berlubang gara gara kerap dilalui oleh truk bermuatan galian C itu. Harpianto menambahka, kerusakan tidak hanya terjadi di jalan desa saja melainkan juga jalan-jalan utama. Pihaknya sendiri kesulitan melakukan pengawasan pada maraknya truk pasir itu mengingat luasnya wilayah kabupaten Blitar. Untuk itu pihaknya rutinmelakukan koordinasi dengan dinas perhubungan guna menertibkan truk pasir dengan tonase berlebih itu.

Sementara dari pantauan di lapangan, truk kecil hingga truk besar yang mampu membawa setidaknya hingga 25 meter kubik pasir itu, kerap menjadi pemandangan biasa di beberapa wilayah jalan penghubung antara wilayah Nglegok-Bangsri, Nglegok-Sumberasri, dan wilayah Maliran-Srengat hingga Wonodadi. Kondisi jalan aspal yang rusak parah juga sangat rawan menimbulkan kecelakaan. Sehingga wajar kalau banyak diantara warga masyarakat yang kesal dengan truk bermuatan pasir yang melalui wilayah mereka sampai melakukan upaya blokade jalan. (ind)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>